"Ya sudah begini kehidupan, semakin hari semakin susah cari pekerjaan. Sekalinya ada pekerjaan, harus banyak bersabar karena penghasilan tidak menentu," ujarnya resah, Kamis (25/7/2024).
Perubahan juga sangat dirasakan Amrullah, sopir angkot asal Konawe Selatan. Kepada Telisik.id ia menuturkan, akibat sepi penumpang, kerapkali terlintas keinginan untuk beralih pekerjaan.
Baca Juga: Lapak Jualan di Mandonga Kendari Dibongkar Satpol PP, Pedagang Merasa Tak Diberitahu
Amrullah berharap kondisi ini cepat berlalu, perkuliahan kembali dilaksanakan dan keinginan masyarakat menggunakan angkot kembali ramai.
Sementara itu, Anastasia salah seorang penumpang tujuan Wua-Wua, Kota Kendari, mengaku turut sedih melihat minat masyarakat naik angkot semakin menurun, sangat berbeda dengan dulu.
