"Dalam hitung-hitungan politik malahan ini sebenarnya menguntungkan Abu Hasan, karena dia tdk perlu lagi memikirkan Babupaten lainnya tuk bisa memenangkan Pilkada. Sekarang dia cukup fokus di Buton Utara saja," katanya kepada Telisik.id, Rabu (8/7/2020).

Apalagi, lanjut Najib, PDIP merupakan partai pemenang, sehingga ada target-target tersendiri yang harus diraih untuk memenangkan Pilkada 2020 mendatang.

Makanya, kata dia, dengan dijadikannya Lukman Abunawas sebagai Ketua partai maka ia bisa mengkoordinir dan mengkonsolidasi tujuh kabupaten bersamaan yang akan laksanakan Pilkada.

Berbeda dengan Abu Hasan, dimana ia harus fokus memenangkan pencalonannya di Buton Utara, dan disisi lain dia juga harus memikirkan enam kabupaten lainnya untuk bisa menang pada Pilkada mendatang.

"Sebagai partai terbesar dan pemenang Pemilu, sudah pasti PDIP tidak ingin bermain-main di Sultra, khususnya di tujuh kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada. PDIP tak ingin kecolongan," jelasnya.