KENDARI, TELISIK.ID – Akibat kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng, membuat Wati (43) seorang Ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tergiur dengan tawaran minyak murah.

Akibat hal tersebut, Wati menjadi korban mafia minyak goreng. Di mana ia telah melakukan pembelian kepada distributor yang mengatas namakan Sinar Sembako.

Ibu empat anak itu mengaku, awalnya tertipu setelah mendapatkan informasi dari beranda Facebook, mengenai distributor yang menjual minyak goreng merek Bimoli dengan harga Rp 130 ribu per dos dan minyak goreng merek Fitri Rp 110 ribu per dos.

Wati mempercayai hal tersebut karena kata dia, komunikasi yang ia bangun lewat percakapan chat WhatsApp sangat meyakinkan, sehingga dirinya terjerumus dalam tipu muslihat mafia berkedok distributor minyak goreng tersebut.

"Pertama saya buka-buka FB terus saya liat ada distributor macam dia promosi begitu, jadi kebetulan saya tidak punyak minyak goreng, jadi saya ambil nomornya baru saya chat," ujarnya, Rabu (16/3/2022).