Hal itu dikarenakan pengunjuk rasa memaksakan diri untuk memasuki ruang paripurna DPRD sebagai bentuk protes atas tidak adanya perwakilan anggota DPRD yang menerima mereka.
Setelah diskusi alot antara Sekwan DPRD, Tahrim Hodi dan seorang Anggota Fraksi Demokrat, Baharuddin, para demonstran sepakat menunggu kehadiran anggota DPRD lainnya yang tidak melakukan dinas luar.
"Saya telah menghubungi teman-teman anggota DPRD lainnya untuk rapat dengar pendapat dengan adik-adik jadi silahkan tunggu," ucap Sekwan.
Ia juga meminta pengunjuk rasa yang berada di dalam gedung DPRD tenang dan tidak melakukan pengrusakan fasilitas yang ada di dalam gedung.
"Silahkan tunggu, tenang dan jangan melakukan pengrusakan," pintanya.
