Imam masjid setempat mengungkapkan bahwa Beaumelle tergerak oleh ketabahan rakyat Palestina dalam menghadapi penjajahan, yang mendorongnya untuk mempelajari lebih dalam tentang Islam sebelum akhirnya memeluk agama tersebut.
“Perjuangan dan keteguhan iman masyarakat Palestina menyentuh hati saya. Saya ingin memahami rahasia di balik semangat mereka, dan itu membawa saya pada hidayah,” ujar Beaumelle.
Sebelum pengumuman resmi, spekulasi mengenai perpindahan agamanya telah beredar selama lebih dari sepekan.
Dalam wawancara dengan Ennahar TV pada 15 April 2024, Beaumelle sempat menegaskan haknya untuk menjaga privasi keyakinannya, sembari mengkritik penyebaran informasi pribadi tanpa persetujuannya.
Namun, ia kini terbuka tentang perjalanannya, termasuk dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, di mana ia menegaskan bahwa Islam adalah agama damai, toleransi, dan cinta kasih berlawanan dengan stereotip yang sering digambarkan media Barat.
