Adapun agenda terpenting dalam sidang pertama itu adalah mencari jawaban atas pertanyaan Ketua Panitia dr.Radjiman Wediodiningrat, “Negara Indonesia merdeka yang akan kita bentuk itu, apa dasarnya?”

Dalam sidang pertama ini, yang berlangsung sejak tgl 29 Mei-1Juni 1945, tercatat ada 46 orang pembicara yang menyampaikan pemikirannya.

Namun dari para tokoh yang berbicara itu, belum ada yang menyampaikan sebagai jawaban yang pas atas pertanyaan Ketua Panitia BPUPK tersebut.

Barulah ketika Bung Karno, mendapat giliran untuk berbicara, pada hari terakhir sidang, yaitu hari Jumat, tgl 1 Juni 1945, pukul 11.00 Wib, selama sekitar satu jam, memberikan uraian secara lengkap yang berisi tentang Lima Sila, tentang dasar negara, untuk menjawab pertanyaan Ketua Panitia BPUPK tersebut.

Seperti kita ketahui, Bung Karno membuka pidatonya dengan mengatakan bahwa “Sesudah tiga hari berturut-turut anggota-anggota Dokuritu Zyunbi Tyoosakai mengeluarkan pendapat-pendapatnya, maka sekarang saya mendapat kehormatan dari paduka tuan ketua yang mulia untuk mengemukakan pula pendapat saya”.