JAKARTA, TELISIK.ID - Wacana penundaan pemilu serentak 2024 kini menjadi perhatian publik. Berbagai pihak pun memberikan respon pro dan kontra.
Mengutip Suara.com dari wartaekonomi, dari wacana tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak untuk memberikan respon mengenai wacana perpanjangan masa jabatan presiden itu.
Hal tersebut disampaikan Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga. Ia menilai, respon Presiden Jokowi melalui pihak Istana disebut terlalu normatif.
Jamiludin meminta agar Jokowi secara langsung menyampaikan responsnya mengenai wacana tersebut.
"Kalau presiden hanya mengajak semua pihak untuk tunduk, taat, dan patuh pada konstitusi, tentu ajakan tersebut sangat normatif. Respon seperti ini memang standar normatif yang harus disampaikan dan dilakukan oleh setiap warga negara, termasuk presiden," kata Jamiluddin, seperti dikutip dari wartaekonomi, Minggu (6/3/2022).
