KENDARI, TELISIK.ID - Menjadi objek wisata yang sempat digandrungi kaum milenial, Tracking Mangrove Bungkutoko dan Tracking Mangrove Lahundape, kini sepi pengunjung.
Berdasarkan pantauan Telisik.id saat berada di Tracking Mangrove Bungkutoko, objek wisata tersebut sudah sepi. Nampak dedaunan rimbun menghiasi jembatan sepanjang jalan disertai dengan suara binatang-binatang yang berada di sekitar area tersebut, semakin menambah kesan angker di tempat wisata yang sempat viral itu.
Jembatan warna-warni yang terbuat dari kayu nampak lapuk, catnya pudar dan usang, bahkan beberapa di antaranya bolong dan roboh. Selain itu, saat Telisik.id tengah berjalan beberapa meter saja, terdengar suara-suara kayu yang lapuk dan nyaris roboh. Jika tak berhati-hati melewati jembatan, pejalan kaki bisa terperosok.
Meski mengunjungi tempat wisata itu di siang hari, suara dedaunan dan angin sepoi-sepoi membuat suasana makin terasa seram.
Baca Juga: Pesona Gua Loba-Loba Buton Tengah yang Berada di Bawah Laut
