"Biasanya adaji orang, tapi jarang. Itupun jam 4 sore-an saja. Memang sepi, tidak seperti dulu," katanya.

Baca Juga: Deretan Destinasi Wisata Bahari di Sulawesi Tenggara, Nomor 9 Mendunia

Saat dihubungi Telisik.id, Kepala Bidang (Kabid) Destinasi dan Industri Pariwisata Kota Kendari, Laode  Marfin menyatakan, dua tempat wisata yaitu Tracking Mangrove Bungkutoko dan Lahundape tidak pernah ditutup.

Ia mengatakan, tempat tersebut sepi karena dampak COVID-19 pada 2020 hingga saat ini. Meski begitu, kedua tempat wisata tersebut juga terlihat kotor dan usang seperti tak terawat sama sekali.

"Kita tidak pernah tutup, sepi karena beberapa tahun terakhir kan COVID-19, serta kurangnya minat pengunjung," tutupnya. (A)