KENDARI, TELISIK.ID - Dalam keseharian, psikopat sering kali tidak terdeteksi dengan jelas. Hal ini terjadi karena perilaku mereka yang cenderung terselubung dan tidak selalu bersifat kejam seperti yang sering digambarkan media.
Namun, dengan memahami tanda-tanda yang ditunjukkan oleh mereka, kita bisa lebih waspada terhadap keberadaan orang dengan gangguan kepribadian antisosial (ASPD), yang umumnya diidentifikasi sebagai psikopat.
Psikopat, meskipun bukan diagnosis resmi, tetap mengacu pada seseorang dengan karakteristik ASPD yang sering kali membahayakan orang di sekitarnya.
Gangguan kepribadian antisosial ini ditandai dengan perilaku manipulatif, tidak peduli terhadap hak-hak orang lain, serta kurangnya empati dan penyesalan atas tindakan yang dilakukan.
Mengutip CNBC Indonesia, Minggu (22/9/2024), Eric Patterson, seorang konselor profesional di Pennsylvania, menyebutkan bahwa ada banyak miskonsepsi mengenai psikopat. Sering kali, istilah ‘psiko’ digunakan sebagai julukan negatif tanpa mengetahui latar belakang gangguan yang sebenarnya.
