Salah satu yang dijualnya adalah dokumen pribadi Presiden Jokowi. Bjorka mengungkap alasan mengganggu Indonesia adalah cara baru untuk demonstrasi. Menurutnya, pemimpin teknologi harusnya jangan seorang politisi atau tentara.

Bjorka juga  mengaku ia memiliki seorang teman laki-laki yang berasal dari Indonesia yang merupakan korban eksil politik peristiwa 1965. (C)

Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Kardin