KENDARI, TELISIK.ID - Setiap manusia tentunya pernah menghadapi atau mengalami yang namanya kesulitan dalam hidup. Tanpa adanya kesulitan, manusia tidak akan dewasa dalam menyikapi kehidupannya.
Kesulitan hidup yang dirasakan manusia bisa jadi adalah bentuk ujian dari Allah SWT untuk mengukur kadar keimanan dan ketakwaan hamba-Nya.
Mereka yang bertawakkal di tengah kesulitan yang dihadapi itulah, yang berhak menyandang orang beriman.
Melansir dari inews.id, Allah SWT berfirman:
Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS. Al-Baqarah: 286).
