“Ya Allah, saya adalah hamba-Mu dan anak dari pasangan hamba-Mu. Diri saya dalam kuasa-Mu. Sejak dahulu hukum dan takdir-Mu berlaku bagi saya. Saya meminta kepada-Mu dengan setiap nama yang Engkau sebutkan sendiri untuk-Mu, atau nama yang Engkau ajarkan kepada salah satu makhluk-Mu, atau nama yang Engkau turunkan dalam kitab suci-Mu, atau nama yang Engkau pilih dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pelipur hati saya, penerang jiwa saya, penerang kesedihan saya, dan pelenyap keresahan saya.” (HR. Ahmad 1/391, dan Al Hakim 1/509).
4. ilaaha illa antalmnaanu, badii'us samawaati wal ardhi, yaa dzal jalaali wal ikraami yaa hayyu ya qayyumu.
“Ya Allah, saya meminta kepada-Mu, Engkau yang memiliki segala pujian, tiada Tuhan selain Engkau yang Esa tanpa sekutu, maha pemberi anugerah, yang menciptakan langit dan bumi, yang Maha Agung dan Mulia, yang Maha Hidup dan Mengurus Segala Sesuatu.” Rasulullah SAW bersabda: Dia telah berdoa dengan nama Allah yang Agung, yang jika diminta dengan nama tersebut Allah akan mengabulkan. (HR. Abu Dawud 2/80, Ibnu Majah 2/1268, Nasa’i 3/52, dan Turmudzi 5/550).
5. Allahumma Inni asaluka innu asyhadu annaka anta allahu, laa ilaaha illa antalahadush shomadu alladzii lam yalid walam yuulad walam yakun lahuu kufuwan ahadun.
“Ya Allah, saya meminta kepada-Mu, saya bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, yang Maha Esa, tempat bergantung segala sesuatu, yang tidak beranak dan tidak diperanakkan, yang tidak ada sekutu bagi-Nya.” Rasulullah SAW bersabda: Dia telah berdoa dengan nama Allah, yang jika diminta dengan nama tersebut Allah akan mengabulkan. (HR. Abu Dawud 2/79, Ibnu Majah 2/1267, Turmudzi 5/515, dan Ahmad 5/360).
