Baca Juga: Pasar di Kendari Kian Sepi Pembeli, Para Pencari Nafkah Semakin Menjerit

"Sebenarnya setiap hari ada petugas kebersihan yang ambil sampah di sana. Hanya yang jadi masalah karena tidak ada tempat sampah, akhirnya sampah terhambur kesana kemari dan orang-orang di sini juga asal buang," ucapnya dengan nada jengkel.

Ia menambahkan, kurangnya kesadaran membuat sampah semakin tak terkendali. Hal ini tentu berpengaruh pada penghasilan terutama para pedagang makanan di sekitar tumpukan sampah.

"Bagaimana pembeli mau singgah kalau dari jauh saja sudah tercium bau tidak sedap jadi pembeli hanya lewat lewat saja," tuturnya.

Keluhan juga datang dari pedagang lain, Ical (34). Keberadaan sampah bukan hanya mengganggu pemandangan dan menimbulkan bau, namun juga menganggu aktivitas kerjanya.