DD Menikam Fikri dan Farhan masing-masing satu kali tusukan dengan pisau dapur. Sedangkan MA (masih buron), mencekik Fikri saat DD menikam, sementara pada Farhan, menikam delapan kali dengan gunting.

BA (masih buron), Menampar Fikri, dan saat Farhan diserang, Ia memantau situasi dari atas motor. JTW Saat penganiayaan pada Fikri, hanya di atas motor, saat penganiayaan pada Farhan, Ia memukul kepala berkali-kali dengan menggunakan helm.

Kejadian tragis ini menyisakan duka mendalam. Farhan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (19/12/2023) pukul 21.00 Wita, sedangkan Fikri masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

Sementara pihak keluarga pun mendesak polisi segera menangkap pelaku. "Kami minta polisi bisa segera menangkap para pelaku (penikaman)," kata ayah FR, Yoskar John (55), Kamis (21/12/2023).

Menurut Yoskar, dengan adanya bukti rekaman CCTV, peristiwa penikaman tersebut, polisi bisa segera menangkap para pelaku. Ia mengatakan para pelaku terekam jelas sedang melakukan penganiayaan terhadap korban.