KENDARI, TELISIK.ID - Dalam istilah spiritual, kesalehan adalah sebuah kebajikan yang meliputi pencurahan keagamaan, spiritualitas atau perpaduan keduanya.

Unsur umum dalam kebanyakan pembentukan kesalehan adalah kerendahan hati.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri memberikan dua pengertian untuk kata “saleh.” Pertama, “saleh” adalah taat dan sungguh-sungguh menjalankan ibadah. Kedua, “saleh” adalah suci dan beriman. Adapun kesalehan dalam Al-Qur’an dapat ditemukan pada Surah An-Nisa ayat 69 berikut ini:

Artinya, “Siapa saja yang menaati (ketentuan) Allah dan rasul-Nya, niscaya mereka kelak akan bersama orang-orang yang diberi nikmat oleh-Nya, yaitu para nabi, kalangan shiddiq, syuhada, dan orang-orang saleh. Mereka adalah sebaik-baik sahabat." (Surah An-Nisa ayat 69).

Mengutip dari bimbingan.islam.com, kesalehan orang tua memiliki pengaruh terhadap perlindungan Allah untuk anaknya. Contohnya adalah firman Allah SWT dalam surah Al-Kahfi ketika Allah menceritakan kisah nabi Khodir (nama ini lebih kami pilih dibanding “Khidir”) dan Nabi Musa: