Andika perkasa mengakui bahwa beberapa bentuk pemeriksaan militer "tidak perlu" dan "tidak sesuai lagi".

Banyak organisasi hak asasi manusia menyambut baik keputusan militer Indonesia untuk mengakhiri pemeriksaan keperawanan.

Namun peraturan baru tersebut baru dicabut untuk angkatan darat, sedangkan angkatan laut dan angkatan udara masih berupa tes keperawanan perempuan.

Pada tahun 2014, seorang gadis berusia 24 tahun mengatakan, dia sangat trauma setelah pemeriksaan. Dia juga melihat seorang rekan di jajaran polisi pingsan karena rasa sakit.

Baca Juga: Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP, Komedian Komeng Ikut Sedih