Baca juga: Pastikan Cadangan Aspal Buton, Kemenko Marves Kunjungi Sultra
"Untuk ballonya dibuat dari pohon lontar. Ini kan banyak di Kabupaten Takalar dan kabupaten lainnya di Sulsel. Kemudian kita proses penyulingan dan mengandung alkohol 42 persen sehingga hasil koordinasi dengan Kimia Farma, insyaallah bisa dibuat hand sanitizer. Kita hanya menambahkan aroma parfum sesuai keinginan," ungkapnya.
Menurut Kapolres, saat ini hand sanitizer yang telah dibuatnya sebanyak 200 botol dengan waktu pembuatan selama 3 hari.
"Untuk sementara kita launching 200 botol saja untuk digunakan personel dan proses pembuatannya itu memakan waktu 3 hari lamanya," sebutnya.
Dia menambahkan, hand sanitizer buatannya ini akan dibuat lebih banyak lagi, untuk dibagikan ke masyarakat Kabupaten Takalar.
