SURABAYA, TELISIK.ID - Sebanyak 156 burung asal Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan satu kotak telur asal Taiwan terpapar Avian Influenza (AI), sehingga harus dimusnahkan.
Hal tersebut dilakukan Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Selasa (30/3/2021). Menurut Kepala BBKP Surabaya, Musyafak Fauzi, jenis burung yang dimusnahkan adalah Anis Kembang, Branjangan, Decu, Tledekan, Ciblek, dan bimoli.
"Dari uji laboratorium burung-burung tersebut, teridentifikasi positif AI sehingga dilakukan pemusnahan terhadap keseluruhan burung dimaksud,” jelasnya.
Kata Musyafak, Avian Influenza merupakan salah satu penyakit yang berbahaya bagi unggas karena menyebabkan tingkat kematian yang tinggi dan bersifat zoonosis.
"Selain itu, juga terdapat telur tanpa dokumen dari Taiwan dalam kondisi sebagian pecah dan busuk, sehingga kami lakukan juga pemusnahan,” ungkapnya.
