KENDARI, TELISIK.ID - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, kembali menjadi sorotan publik setalah berfoto bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada 31 Juli lalu.

Pasalnya, Anton Timbang, yang juga selaku Direktur PT Masempo Dalle, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan praktik tambang nikel ilegal di Kabupaten Konawe Utara (Konut) oleh Bareskrim Polri pada pertengahan Maret 2026 lalu.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Muh. Said Didu, menegaskan Presiden Prabowo akan menindak tegas setiap pelaku penambang ilegal. Sehingga ia memastikan, proses hukum terhadap Anton Timbang akan terus berjalan.

"Proses hukum tersangka berjalan. Penegakan hukum Prabowo itu jelas," tegas Said Didu saat ditemui di Kendari, Rabu (5/8/2026) malam.

Ia menambahkan, yang menjadi prioritas Presiden saat ini adalah pemberantasan korupsi. Namun ia tidak memungkiri bahwa di sekitar Presiden ada faksi-faksi yang menjembatani orang untuk bertemu Presiden, tak terkecuali tersangka kasus korupsi.