“SRU 1 dan SRU dua memulai pencarian dari muara sungai, beriringan di sisi kanan dan kiri sungai menempuh jarak sekitar 6 kilometer menuju ke lokasi kejadian. SRU 1 yang menggunakan perahu karet melakukan manuver di beberapa lokasi yang dicurigai,” jelasnya.

Baca Juga: Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Rumah di Wakatobi Rusak Berat

Manuver perahu karet ini, kata Andi Pamuji, dimaksudkan untuk menimbulkan gelombang air sungai yang besar agar benda-benda yang berada di dalam sungai dapat terangkat ke permukaan, termasuk korban yang diduga ada di dalam sungai.

Baca Juga: Peringatan Nataru 2021, di Jatim Tak Diberlakukan Penyekatan

“Untuk mengoptimalkan upaya pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan dua SRU lagi untuk melakukan pemantauan di Goa Mas dan melakukan penysiran darat dari muara sungai kemudian melewati pesisir pantai Bajulmati hingga sampai di pesisir pantai Ungapan,” tutupnya. (C)