Ishak Zuhur mengatakan, perjuangan ini telah dilakukan selama beberapa tahun akibat terjadinya pelanggaran pemilu sebelumnya, sehingga dirinya tidak lolos menjadi anggota DPRD Sulawesi Tenggara, namun ada perjanjian dalam internal Partai Gerindra.
"Alhamdulilah hari ini saya sudah menikmati apa yang ada. Terkait permasalahan SK, saya hanya menjalankan bahwa ini memang prosesnya ada kekeliruan. Seharusnya dari Oktober, kemudian hari ini baru dilantik, semua mekanisme saya serahkan sama pimpinan," kata Ishak Zuhur.
Meski tinggal bulan ia duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, namun Ishak akan tetap memaksimalkan tugasnya. (A)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Haerani Hambali
