"Kami sembunyi di dalam kedai itu, ternyata Polisi langsung tangkap paksa kami. Terpaksa kami ikut ke mobil Polisi dan dibawa ke Polda," jelasnya.

Atas kejadian itu, pihaknya yang tergabung dalam Cipayung Plus Sultra terdiri dari beberapa organisasi, seperti LMND, KAMMI, IMM, HMI, GMNI, GPM, GMKI, KMHDI dan PEMKRI, menyampaikan kekecewaan juga kecaman terhadap Kapolda Sultra, Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya yang masih menggunakan cara represif dalam mengamankan massa aksi.

Reporter: Kardin