Namun setelah berpikir dan menimbangkan beberapa hal, tepat saat dirinya menduduki kelas 3 SMP, Selin berserta kakak-kakaknya pun resmi menjadi mualaf.
Tak sampai disitu, Selin juga bercerita bahwa sebelum memutuskan menjadi mualaf, ia memang sudah tertarik dan mengenal Islam dikarenakan keluarga besarnya yang dominan beragama islam.
“Rasa keinginan saya untuk jadi seorang muslimah selalu muncul kala berkunjung ke rumah nenek saat lebaran,” terangnya.
Bagi Selin, Islam adalah sebuah keyakinan, ketentraman dan kenyamanan yang berasal dari dalam hati seorang muslimah.
Di samping itu, Selin mengaku bahwa saat dirinya memutuskan untuk memeluk agama Islam dan menjadi mualaf, tidak ada pertentangan atau larangan dari keluarga besar baik dari pihak ibu atau pun pihak ayah.
