Ani juga menceritakan bahwa ibu Diah mengisahkan tinggalkan Lampung sejak sekali pulang dalam keadaan hamil sekitar lima belas tahun silam bersama suaminya yang orang Ternate, yang juga seorang tuna wicara, sehingga keluarga menyangka dia itu hidup bahagia.
"Saya kenal ibu Diah berawal dari postingan di Facebook dan kemudian saya coba cari dengan proses pendekatan yang sangat rumit, butuh waktu kurang lebih 2 minggu tapi dia selalu melarikan diri," katanya.
"Keesokan harinya tanpa disengaja saya ketemu beliau dalam keadaan kurang sehat saat itu sampe jatuh ke aspal. kemudian Bersama seorang anak muda kami tolong dan saya bujuk dia ke rumah orangtuaku," tambahnya.
Baca juga: Tahun 2020, Puluhan Kapal Penumpang Beroperasi di Laut Bombana
Ani meyakinkan supaya Diah mau ikut bersamanya. Sebelum dibawa, Diah dibersihkan dulu badannya dalam keadaan ketakutan sambil berteriak-teriak, mungkin khawatir takut diapa-apakan, sambil menyebutkan nama orang tua dan pamannya yang ternyata sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.
