"Pas sudah mulai macet, saat dihubungi sudah jarang balas WA, ditelepon tidak diangkat," tutur EF.

Merasa ditipu, para korban pun melayangkan laporan ke polisi. Beberapa korban melaporkannya ke Polsek Mandonga dan korban lainnya melapor ke Polresta Kendari atas dugaan kasus penipuan, Sabtu (19/8/2023).

Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Investasi Bodong yang Marak Terjadi

Salah satu korban yang melaporkan kasus penipuan ini ke Polres Kendari berinisial NR yang kehilangan uang sebesar Rp 2,5 juta. 

Setelah dilaporkan, kepolisian dengan sigap menangkap pelaku. Setelah diselidiki, selain EF dan NR, total korban yang diketahui saat ini sebanyak 28 orang dan masih terus bertambah. Bukan hanya di Kota Kendari, korban ada juga di Kabupaten Bombana, Konawe Selatan dan Konawe.