Lain lagi dengan chat antara RA dan dengan salah seorang staf MD. Dimana, dalam chatnya, staf MD menyampaikan agar RA jangan dulu menghubungi MD, karena HP-nya tertinggal di Kendari dan akan dikirimkan via kapal malam ke Raha.
HS yang membaca chat tersebut sangat murka. Ia tak menyangka, istrinya setega itu menghianatinya. Apalagi, MD dikenalnya. Karena, biar bagaimana pun, mereka masih satu atap kantor meski wilayah tugasnya berbeda.
HS mengaku, selama ini hubungan rumah tangganya sedikit tidak harmonis. Ia bersama istrinya selalu terlibat cek cok. Ia tak tahu persis penyebabnya. Istrinya selalu tiba-tiba saja marah, tanpa alasan yang jelas.
"Sering cek cok, tapi itu biasa dalam rumah tangga. Tapi, saya herannya, tidak ada penyebab, selalu dia (RA) marah-marah," ungkapnya.
HS menerangkan, istrinya dan MD sangat kenal dekat dalam hubungan pekerjaan di kantor. Begitu juga dengan dia. Istrinya yang menjabat sebagai bendahara rutin, pastinya sering berkonsultasi dengan MD. Bahkan, setiap bulan, istrinya ke kantor Dinas SDA dan Bina Marga Sultra untuk membawa laporan bulanan.
