MUNA, TELISIK.ID - Kontraktor proyek pengaspalan jalan poros Mantobua-Korihi, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna diduga asal-asalan kerja.
Pekerjaannya tidak ada yang becus. Baru beberapa hari diaspal, materialnya sudah berhamburan.
Kejadian itu bukan kali pertama terjadi. Di pemeliharaan jalan nasional di poros Warangga dan Kontunaga juga terjadi hal serupa. Ada beberapa titik yang mulai rusak. Padahal baru beberapa bulan dikerjakan. Informasi yang berhasil dihimpun, kontraktor pengaspalan itu bernama Arif yang saat ini juga mengerjakan poros Mantobua-Korihi serta poros jalan BTN SMA 1.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Muna, Rasmin mewanti-wanti kontraktor agar dalam melakukan pengaspalan memperhatikan kualitas dan mutu. Sebab, jalan itu berada di daerah pemilihannya (Dapil). Kemudian anggarannya, ia kawal saat pembahasan di dewan.
Politisi Demokrat itu, tidak mau pengerjaannya seperti yang sebelumnya dan jalan nasional yang usiannya tidak bertahan lama.
