Ali menambahkan, kasus viral ini bukan yang pertama terjadi. Sebelumnya, La Tili juga pernah tersandung kasus serupa di Baubau, namun tidak seviral kasus yang terjadi di Pinrang.
Menurut pengakuannya, kerabat dan ayah kandungnya pernah mengingatkan agar tidak melakukan hal tersebut lagi.
“Kalau terus menjadi wanita bercadar, nanti akan berisiko mengalami hal-hal yang tidak diinginkan bahkan bisa di bunuh kalau ketahuan,” kata Ali.
La Tili juga diketahui merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Ia kerap membantu orang tuanya secara finansial.
“Sebelum viral, mamaku sama mamanya pernah ketemu saat ambil bansos, kemudian mamanya dia cerita bahwa La Tili ini dia baru tiba dari Morowali. Pas dia pulang itu dia mentraktir makan, belanjakan orang tuanya di Lippo dan memberikan uang kepada orang tuanya,” tutur Ali.
