Bahri katakan, empat deker itu berada di tempat yang berbeda-beda, yakni deker di Desa Parura Jaya yang digunakan untuk irigasi sawah, deker di Kasimpa Jaya, deker di Desa Pajala, dan deker di Kelurahan Wamelai.
Lima infrastruktur itu sebagai layanan publik yang dibutuhkan masyarakat sebagai mobilitas, maka pengerjaannya akan segera dilakukan. Sehingga anggarannya tak perlu menunggu pada perubahan dan anggarannya melalui BTT.
Baca Juga: Infrastruktur Jalan di Muna Barat Dikeluhkan Warga
"Jangan sampai aktivitas masyarakat untuk mendistribusikan hasil pertanian dan perikanan masyarakat terganggu karena rusaknya infrastruktur tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR, Unding mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti instruksi pimpinan yakni lima infrastruktur yang mengalami kerusakan di berbagai titik akan segera diperbaiki.
