KENDARI, TELISIK.ID - Berawal dari mengelola peninggalan sang ayah, pemuda asal Desa Uelawa, Kecamatan Benua, Kabupaten Konsel ini berhasil mengembangkan usaha sarang burung walet.

Rumah walet yang dibuat oleh ayahnya yang lokasinya di bawah rumah dan masih menggunakan kayu pada tahun 2015, kemudian diambil alih Baso Ahmad Junaedi atau yang kerap di panggil Edhy pada tahun 2016.

Sebelum dikelola oleh Edhy, rumah walet tersebut belum berisi, namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya.

Saat itu Edhy masih duduk di bangku SMP.  Masih sangat belia. Namun karena termotivasi dari ayah dan dorongan keluarganya, ia pun bertekad mengembangkan usaha peninggalan sang ayah.

Baca juga: Batas Usia Maksimal Cakades Berpolemik, DPRD Muna Siap Revisi Perda