"Biasanya itu karena angin kencang. Apalagi tanah di pinggir laut atau sungai itu labil, jadi gampang membuat pergeseran," beber Zulkifli.
Kendati begitu, pihaknya akan melakukan inspeksi mendalam terkait peristiwa tersebut.
Baca Juga: Puluhan Warga Desa di Kolut Gotong Royong Benahi Jalan Provinsi
"Jadi saat ini sementara dilakukan perbaikan. Anggota masih berada di lokasi," pungkasnya.
Untuk diketahui, beberapa hari terakhir kota pemilik benteng terluas di dunia itu dilanda hujan kencang dan disertai angin kencang. Sementara itu, letak tiang yang tumbang tepat berada di muara sungai Baubau.
