KENDARI, TELISIK.ID - Film animasi Spider-Man: Across The Spider-Verse yang dinobatkan sebagai film animasi terbaik tahun ini oleh kritikus-kritikus film ternama, harus turun layar lebih cepat di bioskop-bioskop Kota Kendari.

Film yang banyak dipuji kritikus ini menghadirkan kisah yang solid dengan konflik tiap karakternya yang dalam, membuat film yang satu ini sangat terhubung dengan penontonnya.

Dari segi cerita, perjuangan Miles Morales, seorang Spider-Man kulit hitam yang berusaha menyeimbangkan antara masa remajanya dan alter-egonya sebagai seorang Spider-Man cukup terhubung dengan penonton-penonton remaja yang ingin mengejar mimpinya, namun masih terikat bayang-bayang orang tua.

Konflik keluarga yang dibangun juga membuat film ini layak ditonton bersama keluarga, khususnya bagi para orang tua yang memiliki anak remaja karena dapat memberikan pelajaran yang dalam mengenai arti dari membiarkan sang anak melebarkan sayapnya sendiri dan mengejar mimpinya.

Sayangnya, format film yang dibalut dalam bentuk animasi nyatanya tidak cukup menjual di Kendari. Padahal format animasi yang dibawa terbilang cukup baru dan menjadi pelopor film-film animasi berikutnya.