BOMBANA, TELISIK.ID - Peluang mengabdikan diri kepada negara diberi kesempatan oleh pemerintah melalui penerimaan CPNS dan PPPK.
Di Kabupaten Bombana, 712 peserta tes CPNS formasi PPPK guru gelombang pertama, berjuang menentukan nasibnya di depan komputer dengan dipantau panitia daerah dan nasional.
Setiap peserta yang akan memasuki ruang ujian, dipersyaratkan dengan aturan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Pantauan Telisik.id, pelaksanaan seleksi PPPK di TUK I pada hari kedua pelaksanaan tes berbasis online, seorang peserta tidak diizinkan memasuki ruangan karena tidak memiliki bukti hasil swab antigen.
Kepada Telisik.id, Pengawas Utama Kemendikbudristek PPPK Bombana, TUK I, Ma'ruf menerangkan, bagi peserta yang tidak memenuhi syarat protokol kesehatan yakni hasil swab antigen COVID-19, maka peserta ditunda mengikuti ujian.
