"Kalau lewat jalan lain harus putar lagi melalui kantor bupati dan jaraknya agak jauh, apa lagi jalanan di sekitar sana retak dan bergelombang. Saya pikir sama saja dengan jalan yang ini, walaupun tidak separah ini rusaknya," katanya, Rabu (2/3/2022).

Baca Juga: Warga Mubar Keluhkan Jalan Rusak, Susah Jual Hasil Pertanian ke Pasar

Dari pihak pemerintah sendiri sudah dihimbau untuk mengunakan jalan alternatif lain. Pihak BPBD juga sudah menutup jalan agar tidak dilalui lagi.

Kepala Dinas BPBD Busel, Zamaluddin mengungkapkan, dari awal kejadian jalan sudah ditutup dan arus kendaraan dialihkan ke jalan lain demi keselamatan masyarakat, selagi menunggu tindak lanjutan perbaikan dari BPBD dan Dinas PU Provinsi Sultra, karena untuk perbaikan jalan ini sudah diambil alih Pemprov.

"Kami sudah menutup jalan ini sejak kejadian 23 Februari lalu dan menghimbau untuk pengguna kendaraan diahlikan ke rute lain sambil menunggu perbaikan dari Pemprov, Kalau pun masih ada masyarakat yang nekat melalui jalan itu, untuk keselamatannya bukan lagi tanggung jawab kita," tuturnya. (B)