MUNA, TELISIK.ID - Usulan pinjaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp180 miliar menuai sorotan.
Sekretaris DPD II Golkar Mubar, La Ode Agus menilai, usulan pinjaman yang telah mendapatkan persetujuan DPRD itu sangat tidak pro rakyat. Karena penggunaan dana pinjaman sama sekali tidak berkaitan dengan pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.
Baca Juga: Berkunjung ke Desa Wisata Liya Togo, Sandiaga Uno Berikan Hadiah Perlengkapan Menjahit
"Kegiatan pembangunan dari pinjaman itu sama sekali tidak ada yang menyentuh pemulihan ekonomi, sehingga terkesan hanya untuk mencari keuntungan," kata La Ode Agus, Jumat (26/11/2021).
Bicara untuk pembangunan jalan ring road dan jembatan yang anggarannya mencapai Rp 132 miliar, menurut Agus sangat tidak urgent. Kenapa? Karena jalan ring road itu sejak Mubar menjadi daerah otonomi baru (DOB) sampai saat ini terus dianggarkan, namun tak kunjung selesai.
