Baca juga: Soal Kasus SMPN 10 Kendari, Wali Kota Tak Ingin Ikut Campur

Baca juga: Gubernur Tanggapi Sejumlah Isu yang Ditanyakan Fraksi di Parlemen

Tetapi, lanjut Rajab, DPRD tetap membuka ruang seluas-luasnya kepada para guru jika ada yang tidak puas dengan cara penyelesaian Dikmudora.

"Kalau masih ada guru yang keberatan dengan proses penyelesaian yang dilakukan Dinas Pendidikan, maka DPRD terbuka untuk menampung aspirasi mereka dan akan mempertemukan semuanya," ungkap Legislator Dapil Kambu-Baruga ini.

Rajab menjelaskan, saat ini pihaknya belum memikirkan untuk mengambil langkah yang lebih jauh terkait persoalan yang ada. Sebab, informasi dari Dikmudora bahwa yang terjadi antara guru dan kepala sekolah di SMP Negeri 10 Kendari hanyalah persoalan internal.