Bulan ini dinamakan Dzulqa'dah karena pada masa lalu, bangsa Arab tidak melakukan peperangan (qu’uud ‘anil qitaal) di dalamnya. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

Artinya: Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan yang diagungkan (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab) (QS at-Taubah: 36).

Baca Juga: Mengenal Haji Ifrad, Tata Cara dan Keutamaannya

2. Dzulqa'dah termasuk tiga bulan haji, yaitu Syawal, Dzulqa'dah, dan 10 hari awal Dzulhijjah. Ihram haji di luar waktu itu tidak sah. Allah SWT berfirman:

Artinya: Musim haji itu pada bulan-bulan yang telah dimaklumi (ditentukan) (QS al-Baqarah: 197).