Ramadan yang sering disebut juga sebagai bulan al-Quran, sejak awal menitahkan semangat literasi. Iqra menurut musafir kawakan, Quraish Shihab, tidak hanya bermakna membaca an sich, melainkan juga memahami, meneliti, mentadaburi, mengeksplorasi, dan pengertian yang semakna dengan itu.

Baca juga: Jadi Mualaf, Keturunan Tionghoa ini Jalani Puasa Ramadan Pertamanya di Kendari

Olehnya, atsar Ramadan juga adalah aksentuasi literasi. Semangat mencari ilmu tak boleh lorot. Aksentuasi literasi adalah laku alumni Ramadan.

Para pakar merumuskan, bangunan peradaban di bangun di atas ilmu. Imam Syafii pernah berpasan, "Mencari kebahagiaan dunia mesti dengan ilmu, mencari kebahagiaan di akhirat mesti dengan ilmu.

3. Gerak Filantropi