Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Muhamad Arafah mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kejadian yang membahayakan nyawa manusia pada Jumat (25/8/2023) sekira pukul 16.25 Wita, dari salah satu keluarga korban penumpang longboat mati mesin atas nama Laode Tasrim.
Merespons laporan tersebut, kata Arafah, pada pukul 16.40 Wita, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR. Jarak tempuh lokasi dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 15 NM.
Baca Juga: Warga Buton Tengah Terdampar di Kabaena, Saat ini Belum Tersambung Keluarganya
“Pada pukul 18.20 Wita, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian dengan menyisir sekitar radius 5 NM, hingga pukul 21.50 Wita pencarian dihentikan sementara dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pada pukul 06.30 Wita,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya.
Arafah menceritakan kronologi peristiwa itu bermula pada hari Jumat (25/8/2023) pukul 06.30 Wita, kapal tersebut berlayar dari Lambale, Kabupaten Buton Utara (Butur) menuju Wanci. Sekitar pukul 12.00 Wita, kapal mengalami mati mesin akibat dihantam gelombang sehingga salah seorang korban menghubungi keluarganya di Wanci untuk meminta bantuan. (B)
