“Masih sepi mas. Namanya lagi puasa, kalau usai magrib udah pada kenyang semua. Hari pertama sih ada. Tapi jika dibandingkan masih lebih bagus di hari hari biasa pendapatannya,“ ungkap pedagang asal Desa DU, Kecamatan Andoolo Utama ini.

Baca Juga: DLH Konawe Imbau Warga Tertib Buang Sampah Selama Puasa

Masih sepinya pendapatan yang didapat diutarakan sama oleh Jumardin. Akibatnya, ungkap pedagang kuliner kue dan jajanan es manis ini, dagangan yang tak laku dijual terkadang dimakan sendiri. Mengingat ketahanannya yang tak lama. Sedangkan yang masih bisa dijual kembali, atau masih bertahan jangka panjang di simpan di kulkas.

“Lumayan sepi, tiga hari puasa ini. Konsumen (pembeli) kurang, sementara, banyak penjual yang menjajakan menu yang sama. Jika dibandingkan, mungkin lebih banyak pendapatan hari-hari sebelum puasa,“ ungkap pedagang berusia 30 tahun asal Desa Sambahule ini, sembari menyebutkan omset yang didapatkan ketika ramai pembeli itu mencapai angka Rp 300 ribu- Rp 500 ribu. (B)

Reporter: Ashar Hamka