“Kemarin saya sudah bersurat panjangnya 2.500 lebarnya 45. Tapi tadi saya sudah minta Kepala Bandara (Betoambari) jadikan 3.000 supaya bisa dilewati pesawat berbadan lebar dan besar. Kalau begitu udah bisa pakai boeing,” jelas Ali Mazi.
Ia menilai jika sebuah bandara hanya bisa keluar masuk pesawat kecil, maka daerah akan kurang berkembang.
Baca juga: SPAM Kontunaga Kini Milik Pemkab Muna, Warga Mulai Nikmati Air Bersih
"Kalau cuma dilewati pesawat kecil kapan untung. Minimal jemaah haji bisa berangkat dari situ. Itu yang akan kita kerjakan dan upayakan. Lagi kita desain dan sudah kita anggarkan," tambahnya.
Terkait rencana pembangunan tugu Sultan Himayatuddin, pihaknya tengah melihat letak lokasinya. Menurutnya, patung Oputa Yi Koo harus dibangun di tempat yang elok dipandang dan punya nilai estetika.
