KENDARI, TELISIK.ID - Adanya aktivitas tiga kapal tongkang yang berada di dalam area Teluk Kendari, membuat warga sekitar resah.

Pasalnya, ada aktivitas docking atau pengedokan di tiga buah tongkang tersebut. Belum lagi tongkang-tongkang itu diparkir di area hutan mangrove yang notabene tumbuhan yang dilindungi.

Terlebih, keberadaan tiga buah tongkang dimaksud tepat berada di depan area Kantor DPRD Kota Kendari. Itulah yang dianggap dewan seolah menutup mata atas hal itu.

Menanggapi itu, Ketua Komisi III DPRD Kendari, LM Rajab Jinik mengaku, aktivitas tongkang tersebut sudah berjalan sekitar 3 bulan lamanya. Bahkan sudah ada aspirasi yang masuk di dewan terkait aktivitas tongkang dimaksud.

Rajab juga menerangkan, gerak aktivitas tongkang itu disinyalir tidak sesuai dengan peruntukannya.