KENDARI, TELISIK.ID – Tiga kelurahan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), punya bank sampah yang saat ini masih beroperasi.

Bank Sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan, tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah.

Ketiga kelurahan tersebut yakni Kelurahan Wowawanggu, Kelurahan Puuwatu, dan Kelurahan Lahundape. Ketiga bank sampah ini dikelola oleh warga setempat dan mendapatkan support dari Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kendari.

Kepala Seksi (Kasi) Pengurangan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kendari, Sainul Latief mengatakan, awalnya setiap kelurahan di Kota Kendari memiliki bank sampah, namun seiring berjalannya waktu hanya tiga kelurahan yang bank sampahnya masih eksis hingga saat ini.

Untuk bank sampah Wawowanggu ini sudah berjalan cukup lama. Begitu juga dengan bank sampah yang ada di Kelurahan Puuwatu yang diberi nama Bank Sampah Al Farizin. Bank sampah satu ini mulai berjalan pada 2013 silam. Sedangkan bank sampah di Kelurahan Lahundape saat ini sementara proses launching, namun aktivitas di bank sampah yang bernama Bank Sampah Sehati ini sudah berjalan.