"Jadi bukan hanya digelar di hari raya idul fitri saja atau bulan ramadan, tapi hari-hari raya besar lainnya juga kita laksanakan. Namun biasanya kita laksanakan itu hanya di seputaran kantor Kadin atau di MTQ," kata Anton Timbang saat membuka acara.
Menurut pria yang akrab disapa AT itu, pihaknya menggandeng Pemkot Kendari dalam hal ini Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dan Bulog. Oleh Perumda kata dia, sudah ditunjuk empat titik lokasi pelaksanaan pasar murah.
"Pertama, dilaksanakan di pasar Lapulu terus di pasar Baruga, kegiatan berikutnya di pasar Nambo dan kemudian terakhir di pasar Punggolaka," ungkapnya.
Anton Timbang kemudian menjelaskan, dengan viralnya kegiatan ini ternyata sudah ada beberapa kepala daerah (bupati) yang merespon dan menginginkan digelar di wilayahnya. Mereka adalah Bupati Buton Tengah, Pj Bupati Bombana, dan Plt Bupati Kolaka Timur.
"Insya Allah permintaan tersebut segera kita akan laksanakan sebelum hari raya idul fitri," janji Anton Timbang.
