Para dosen asing yang bekerja di Jerman sering kali merasa bahwa mahasiswa di sana kurang ramah karena tidak banyak tersenyum. Terutama dosen dari Amerika Serikat, yang terbiasa dengan budaya yang lebih ramah dan terbuka, merasa ada jarak emosional dengan mahasiswa Jerman.

Namun, di balik sikap tersebut, terdapat penghormatan tersendiri. Kurang senyum dianggap sebagai tanda keseriusan dan penghargaan terhadap proses belajar. Mahasiswa Jerman percaya bahwa menunjukkan wajah yang serius saat kuliah adalah bentuk penghormatan kepada dosen, dan senyum terlalu banyak justru bisa dianggap sebagai penghinaan.

Baca Juga: Bukan Anak Kandung Kaisar Jepang Naruhito, Pangeran Hisahito Bakal Naik Tahta

3. Norwegia: Senyum Sebuah Kelangkaan

Negara Skandinavia, Norwegia, juga masuk dalam daftar negara yang penduduknya paling jarang tersenyum. Berdasarkan riset yang dipublikasikan dalam jurnal Typically Norwegian to be impolite: Impoliteness according to whom?, penduduk Norwegia memang terkenal pelit senyum, terutama dalam interaksi.