YERUSALEM, TELISIK.ID - Tiga negara berpengaruh dari blok Barat akan menyampaikan pengakuan resmi terhadap kemerdekaan Palestina pada Sidang Umum PBB ke-80 yang akan digelar pada September 2025.

Langkah ini menandai pergeseran geopolitik yang signifikan dan mengundang reaksi keras dari Israel, yang menyebut pengakuan tersebut sebagai ancaman serius bagi eksistensi negaranya.

Perkembangan ini menjadi bagian dari respons global atas krisis berkepanjangan di Jalur Gaza. Negara-negara Barat mulai menunjukkan sikap lebih vokal terhadap penderitaan rakyat Palestina dan stagnasi proses perdamaian Timur Tengah.

Prancis, Inggris, dan Kanada telah mengonfirmasi niat mereka untuk secara resmi mengakui Negara Palestina dalam forum internasional tertinggi tersebut.

Hingga April 2025, Palestina telah memperoleh pengakuan dari 147 negara anggota PBB. Ini mencakup sekitar 75 persen dari total anggota organisasi dunia tersebut.