Adapun identitas ketiga PDP itu, bayi laki-laki berusia 5 bulan berasal dari Kecamatan Mataoleo, alami sesak namun berdasarkan rapid test menunjukkan non reaktif, seorang wanita hamil berusia 38 tahun asal Kecamatan Masaloka, mengalami gejala pneumonia dan berdasarkan rapid test menunjukkan reaktif.

Serta seorang wanita lansia berusia 72 tahun asal Lauru Kecamatan Rumbia Tengah. Berdasarkan hasil rapid test menunjukkan non reaktif.

Baca juga: 10 Hari Dikarantina, Sepuluh Anak dapat Perlakuan Khusus

Selain tiga kasus PDP baru, Heryanto juga turut menyebutkan 4 kasus dengan status ODP baru yakni satu orang asal Rarowatu dan Poleang Timur dan dua lainnya terdapat di Kabaena.

"Pertanggal 11 Mei 2020, di Kabupaten Bombana terdapat 23 ODP, 3 PDP, 5 positif, OTG berjumlah 96 orang," pungkasnya.