Beruntung ia berhasil lari dan bersembunyi dalam got. Setelah kondisi sudah terlihat aman, ia kemudian keluar mencari kedua kawannya. "Waktu saya dipotong itu tidak ada yang bantu saya. Nah pelaku yang dua ini dia kejar temanku. Mereka lari ke arah jembatan gantung," bebernya.
Baca juga: Kawal Sidang Kasus Randi, Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Depan Kejari
Fadil kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Murhum oleh sejumlah aparat kepolisian yang berada di lokasi. Sedangkan salah satu kawannya, Satria, diketahui mengalami luka robek pada bagian kepala. Satria berhasil menyelamatkan diri setelah melompat ke sungai dengan kondisi luka. Sedang satu kawannya lagi, Jelis, entah kemana.
"Setelah saya keluar, saya lihat sudah ada polisi. Kemudian polisi antar saya langsung ke Rumah Sakit Murhum," terangnya.
Usai menjalani proses perawatan, Fadil kemudian melaporkan kejadian itu di Polsek Wolio. Saat memberikan keterangannya, Fadil ditemani sang ayah, Rahim (45). Kata Rahim, ia baru mengetahui kabar itu sekira pukul 21:50 dari salah satu kawannya di lingkungan Kanakea, Kelurahan Nganganaumala, Kota Baubau.
