Nama Its Anggi bahkan sempat masuk dalam top search engine Indonesia selama dua hari berturut-turut.

Dari yang beredar di media sosial, konten bocor seperti ini bisa terjadi akibat lemahnya perlindungan data dan eksploitasi algoritma.

Nama Its Anggi kini menjadi simbol dari dinamika baru konten viral, di mana sensasi menjadi alat utama untuk menarik perhatian publik.

Terlepas dari benar atau tidaknya keaslian video, fenomena ini menunjukkan bagaimana ranah privat dan publik makin kabur di era media sosial. 

Apakah Its Anggi akan mengambil langkah hukum atau klarifikasi resmi masih menjadi tanda tanya. (C)